Sabtu, 05 Januari 2008

APBD Kota Binjai TA 2007 Mengacu pada Permendagri

BINJAI - Rancangan APBD Kota Binjai TA.2008 yang di sampaikan Walikota Binjai H.M. Ali Umri SH. MKN kepada DPRD Kota Binjai telah mengacu pada Permendagri No 13 tahun 2006 dan Permendagri No 30 tahun 2007 tentang pedoman penyusunan anggaran Pendapatan dan belanja daerah tahun 2008.

Hal ini dikatakan M.Yusuf SH selaku panitia khusus anggaran DPRD Kota Binjai pada penetapan R.APBD Kota Binjai T.A 2008 pada Sidang Paripurna, baru-baru ini di Gedung DPRD Binjai.
Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Binjai, Ir H.Haris Harto dan dihadiri Walikota Binjai H.M Ali Umri SH. MKN, Ketua Pengadilan Negeri Binjai, Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, Kapolresta Binjai, Kepala Kantor, Badan, Kabag, Kadis, Camat, Lurah serta anggota DPRD lainnya.

M.Yusuf SH dalam laporannya juga mengatakan, rancangan APBD Kota Binjai T.A 2008 yang diajukan Walikota Binjai sebelum pembahasan, pendapatan sebesar Rp.390.322.996.823, pendapatan daerah sebesar Rp.13.609.485.199, dana perimbangan sebesar Rp.362.127.655.624, pendapatan daerah lainnya yang sah Rp.14.585.856.000, belanja daerah sebesar Rp.394.422.996.823, belanja tidak langsung sebesar Rp.200.044.268.849, dan belanja langsung Rp.194.378.728.174.

Sementara pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp.11.000.000.000, pengeluaran pembiayaan daerah Rp.6.900.000.000. Setelah dilaksanakan pembahasan bersama pansus anggaran DPRD dan TAPD Kota Binjai dan adanya beberapa masukan dari anggota Dewan pada pandangan umum yang disampaikan dalam sidang paripurna tanggal 26 Nopember lalu ,dari jawaban Walikota Binjai atas pandangan umum yang disampaikan beberapa anggota Dewan terdapat perubahan anggaran yang diprioritaskan pada anggaran berbasis kinerja.

Perubahan anggaran setelah pembahasan, belanja tidak langsung bertambah Rp.196.597.351, Belanja langsung bertambah Rp.403.402.649, Penerimaan pembiayaan daerah bertambahRp.600.000.000.

Beberapa fraksi di DPRD kota Binjai dalam sidang paripurna penetapan APBD Kota Binjai T.A 2008 menerima seluruh rancangan APBD Kota Binjai TA 2008 untuk ditetapkan dan disyahkan menjadi APBD kota Binjai T.A 2008.

Walikota Binjai .H.M Ali Umri SH .MKN dalam sambutannya mengatakan, rapat paripurna Dewan ini merupakan bagian dari rangkaiaan kegiatan perumusan kebijakan publik daerah kota Binjai yang diatur dalam peraturan perundangan.

APBD yang ditetapkan merupakan antisipasi dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan agar laju pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dapat tumbuh sesuai program dan rencana yang telah disusun. syaiful lubis

Awal Tahun Langka Minyak Tanah


KARAWANG - Pergantian tahun yang diharapkan merubah perekonomian masyarakat justru menambah penderitaan, terutama kelas menengah kebawah. Pasalnya, di awal penghujung tahun, harga bahan pokok terus melonjak naik mulai beras, minyak sayur, minyak tanah, telur, dan lain-lain.

Di Karawang yang notabene ‘Kota Lumbung Padi’, harga beras melangit. Belum lagi kualitas yang buruk, ditambah dengan kelangkaan bahan bakar minyak tanah yang semakin menambah penderitaan masyarakat.

Seperti dialami Sumarni, warga Kelurahan Karang Pawitan RT. 03/15 Dusun Kepuh. Dirinya mengaku, hampir seluruh warga RT. 03 memang menggunakan minyak tanah sebagai keperluan memasak.

“Tapi, beberapa hari belakangan ini, kami kesulitan mendapatkan mintak tanah. Sekali pun ada tempatnya cukup jauh, dan harga per liternya mencapai Rp4.000-Rp. 5.000 per liter. Untuk itu, kami memohon kepada Bupati dan anggota dewan memperhatikan nasib kami sebagai rakyat kecil,” keluhnya.

Lebih lanjut masyarakat berharap, pemerintah dapat mengantisipasi kelangkaan minyak tanah yang terjadi di Karawang dengan cara melakukan Operasi Pasar (OP) dan menindak para penimbun atau pengoplos minyak tanah yang diduga merajalela di Karawang.

Faktor kelangkaan minyak tanah itu sendiri sampai saat ini belum diketahui penyebab kelangkaannya. Disinyalir kelangkaan minyak tanah itu disebabkan adanya program konversi minyak tanah dan gas yang sampai saat ini belum terelisasi. Namun, pengurangan pasokan minyak tanah untuk masyarakat di wilayah Karawang sudah terjadi.

Meriah
Di sisi lain, pergantian tahun baru 2008 khususnya di kota Karawang terasa kemeriahannya. Sejak 31 Desember 2007 malam, segenap lapisan masyarakat dari segala pelosok daerah yang ada di Kabupaten Karawang, berbondong-bondong datang ke pusat kota untuk merayakan malam tahun baru.

Sejenak mereka melupakan masalah-masalah yang ada dan melepas kepenatan rutinitas sehari-hari. Dengan pergantian tahun baru ini mereka berharap ada peningkatan dan perubahan dalam kehidupan dan perekonomian.

Untuk mengantispasi lonjakan masyarakat dalam menyambut pergantian tahun baru, Polres Karawang dibantu Dinas Pehubungan, Satpol PP melakukan pengamanan dititik rawan kemacetan, seperti bundaran Ramayana, bundaran air mancur, pertigaan gonggo lampu merah DPRD, perlintasan Omega Karang Pawitan, dan bundaran alun-alun.

Dari pantauan Tabloid Sensor, untuk masalah keamanan yang dikoordinir Polres Karawang cukup baik. Namun, dari sarana untuk menampung luapan masyarakat yang merayakan pergantian tahun masih jauh dari kurang.

Selain itu, tidak adanya kesiapan dari pihak pemerintah membuat masyarakat tidak terpusat di satu titik, tapi berputar-putar kota yang mengakibatkan kemacetan di setiap jalan protokol. rocmat hidayat, agung

Rabu, 02 Januari 2008

Pemprov DKI Kerahkan 7.000 Tramtib

JAKARTA - Banjir sudah mulai terjadi di beberapa wilayah di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta pun telah siap menghadapi banjir tahun ini. Untuk membantu korban banjir, sebanyak 7.000 petugas trantib telah disediakan.

"Kita siap mengerahkan 7.000 petugas trantib dan 200 perahu karet. Untuk trantib kita kerahkan 2/3-nya dulu. Pengalaman tahun lalu, saat kita kerahkan semuanya, hari ketiga sudah kehabisan tenaga," ujar Manajer Crisis Center Pemprov DKI Jakarta Heru Joko S di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/1).

Posko pengungsian pun telah disediakan di berbagai lokasi banjir. "Posko ini dilengkapi dengan dapur umum dan unit kesehatan. Jumlahnya bisa ratusan, karena di satu titik banjir poskonya bisa beberapa buah," kata Heru.

Beberapa daerah di Jakarta yang sudah terkena banjir antara lain di Cawang dan Cililitan dengan ketinggian antara 100-150 cm. Sementara di Kampung Melayu, ketinggian air mencapai 100-200 cm.

Di Jakarta Selatan, daerah Pejaten Timur, Kelurahan Pasar Minggu tergenang air dengan ketinggian mencapai 100 cm. Di Kebayoran Baru, ketinggian air hanya 20 cm.

Sementara di Jakarta Pusat, banjir terjadi di daerah Petamburan dengan ketinggian antara 5-15 cm. Di Penjaringan, Jakarta Utara, banjir terjadi akibat naiknya air laut. "Untuk Jakarta Barat masih aman," kata Heru.

Heru menambahkan, banjir yang paling tinggi terjadi di Kampung Melayu dan Bidara Cina. "Ketinggiannya mencapai 2 meter," ujarnya.

Sementara itu, para pengungsi yang tadi pagi enggan mengungsi sudah mulai memadati beberapa titik pengungsian. Di Santa Maria terdapat sekitar 100 pengungsi, di RS Hermina 176 orang, dan di Kantor Kelurahan Jatinegara 190 orang. redsen

Awas Gelombang Tinggi di Selatan Yogya

YOGYAKARTA - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Yogyakarta kembali mengeluarkan peringatan dini tentang kemungkinan munculnya gelombang tinggi di pantai Selatan Jawa setinggi 3,5 meter. Nelayan dan warga diminta mewaspadai fenomena tersebut.

"Early warning, sudah kami keluarkan hari ini. Kami juga sudah mengirimkan surat kepada gubernur dan satkorlak yang berhubungan dengan pantai selatan,” kata Kepala BMG Yogyakarta, Jaya Murjaya saat diskusi "Refleksi Bencana 2007 untuk Mereduksi Risiko Bencana 2008, di Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada (UGM) Rabu (2/1).

Berdasarkan pengamatan dari citra satelit, gelombang tinggi semula diperkirakan mencapai 2-3 meter. Namun pada Rabu pagi, gelombang yang terjadi lebih tinggi yakni mencapai 3,5 meter dengan kecepatan angin mencapai 27 km/jam. Gelombang tinggi ini diperkirakan akan terjadi selama seminggu ke depan akibat perbedaan tekanan yang ekstrem.

"Karena itu, kami meminta seluruh nelayan diminta untuk waspada dan terus mengamati peningkatan gelombang. Nelayan yang menggunakan perahu mesin kecil harus lebih hati-hati," katanya.

Jaya membantah bila beberapa hari lalu bakal ada badai besar di selatan Pulau Jawa. Badai besar di selatan Jawa memang ada, namun selama ini tidak pernah sampai masuk ke wilayah Jawa. Biasanya, sampai garis 10 derajat Lintang Selatan (LS) yang posisinya di selatan Jawa. Badai tersebut akan kembali berbelok ke arah Australia .

"Tidak akan pernah terjadi. Kalau dampak dari badai itu sampai ke Jawa biasanya hanya ekornya saja bukan mata badainya. Jadi tidak seperti yang terjadi di Philipina atau Taiwan yang benar-benar mata badainya," tegas dia.

Mengenai terjadinya putting beliung, dia mengakui pihaknya belum bisa memprediksi dengan tepat karena peralatan yang ada di kantor BMG Yogyakarta belum bisa memonitor dengan tepat. Pihaknya saat ini baru memiliki tiga Automatic Water Station (AWR) di tiga tempat yakni satu di daerah Kulonprogo dan dua Sleman yang bisa memonitor gerakan angina.

"Radiusnya terbatas 5-10 km saja sehingga kita masih membutuhkan banyak AWR. Namun bila ada peningkatan satkorlak atau pemerintah kabupaten sudah bisa mengambil tindakan sendiri," kata Jaya Murjaya. redsen

PD Targetkan 15% Suara


JAKARTA - Target 15 persen suara ditetapkan Partai Demokrat dalam pertarungan pada Pemilu Legislatif. Angka ini dua kali lipat dari perolehan suara sebelumnya di Pemilu 2004.

"Jumlah itu berdasarkan hitungan kami, bukan angka harapan," kata Ketua Bidang Politik DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum usai jumpa pers pernyataan politik awal tahun 2008, di Gedung DPP Partai Demokrat, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Rabu (2/1).

Untuk mewujudkan itu, Anas mengatakan, PD sedang memperkuat struktur partai di daerah-daerah.

Sementara Ketum PD Hadi Utomo menjelaskan, yang dimaksud target 15 persen suara adalah jumlah persentase suara dari total pemilih. "Jadi kalau jumlah pemilih ada 100 juta, kita targetkan mendapat 15 juta suara," papar Hadi.

Jika nantinya suara PD tidak mencapai syarat mencalonkan presiden, Hadi mengatakan, PD akan menggandeng partai-partai lain. "Kalau rakyat masih menginginkan sosok SBY tentunya akan ada dukungan dari partai-partai lain," pungkas Hadi. redsen

Awas Jakarta Banjir!


JAKARTA - Banjir sudah menjadi langganan warga Jakarta. Jika sudah memasuki musim penghujan, warga Jakarta pun dibuat dag-dig-dug.

Genangan air muncul di mana-mana. Bahkan perumahan elit pun menjadi korban banjir. Selain itu, banjir terjadi di jalan raya yang menyebabkan lalu lintas macet.

Air kiriman dan drainase yang buruk selalu saja disebut-sebut ikut andil sebagai penyebab banjir di Jakarta. "Banjir ini gara-gara hujan. Selain itu drainasenya juga nggak benar," kata petugas Satkorlak Pemrov DKI Jakarta Suryana, Rabu (2/1).

Genangan air ini muncul setelah Jakarta diguyur hujan sejak Selasa 1 Januari 2008. Banjir ini merata hampir di seluruh wilayah Jakarta. Contohnya saja di bantaran Kali Ciliwung yang menyebabkan air meluap. Akibatnya genangan air setinggi 1 meter merendam rumah warga.

Selain itu di Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, genangan air sudah mencapai 60 cm. Wilayah Jakarta Timur pun banyak yang terkena banjir. Seperti Cawang, Kecamatan Kramatjati, Bidara Cina Kecamatan Jatinegara dan Kampung Melayu. Namun warga hingga kini banyak yang memilih tetap tinggal di rumah. Mereka menganggap genangan air di bawah 100 cm masih biasa. redsen

Tahun 2008, Penentu Kinerja SBY-JK


JAKARTA - Tahun 2008 menjadi waktu penentu bagi pemerintah SBY-JK meraih hati rakyat. Jika pada 2008 ini SBY-JK masih gagal meningkatkan kesejahteraan rakyat, pemerintah tidak akan lagi mendapat kepercayaan dari rakyat.

"Tahun 2008, saatnya pemerintah membuktikan kepada publik atas kinerjanya. Tidak bisa lagi hanya retorika dan mengumbar wacana. Kalau masih ingin mendapat dukungan rakyat," kata Wakil Ketua MPR AM Fatwa di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/1).

Politisi PAN ini meminta SBY mengkonsolidasikan seluruh kekuatan kabinet untuk lebih fokus menyelesaikan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan seperti janji-janji saat kampanye.

Saat ini, lanjut dia, banyak yang mensinyalir konsolidasi dan koordinasi di internal kabinet sangat lemah dan rapuh. Sehingga program pemerintah tidak dapat berjalan mulus. Pemerintah harus betul-betul menyingsingkan lengan baju untuk memenuhi janji-janjinya saat kampanye. Saat ini diperlukan langkah-langkah konkret," ujarnya.

Menurut Fatwa, menteri-menteri harus dikoordinasikan agar program berjalan lebih efektif. Selain itu, Fatwa menyayangkan kebijakan pemerintah mengenai libur panjang karena hari kejepit. Kebijakan tersebut dinilai Fatwa mengajari masyarakat Indonesia menjadi pemalas. "Saya menyesalkan libur terlalu panjang. Ini mendidik orang menjadi malas, padahal birokrasi kita ingin diefektifkan dan direformasi," pungkasnya. redsen

Muhayat Sekda Pemprov DKI


JAKARTA - Sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta akan dimutasi dan dipromosikan pada awal tahun 2008. Salah satunya adalah Walikota Jakarta Pusat Muhayat yang akan menduduki posisi Sekda Pemprov DKI.

Demikian diungkapkan Asisten Tatapraja Pemprov DKI Jakarta Moerdirman di Balai Kota, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (2/1).

Moerdirman mengatakan, untuk posisi walikota Jakarta Pusat yang akan ditinggalkan Muhayat saat ini ada dua nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat. Dia adalah Kepala Biro Wilayah Administrasi Pemprov DKI Jakarta Agus Salim Utut dan Kadis Pendidikan Dasar Pemprov DKI Jakarta Silvana Murni.  "Dua-duanya hebat, tidak perlu diragukan lagi," ujar Moerdirman.

Dia mengatakan, walaupun nama Agus Salim kurang begitu populer dibandingkan Silvana Murni namun bukan berarti kemampuannya di bawah Silvana. "Beliau itu (Agus Salim) low profile, pejabat karir yang berangkat dari camat," tambah Moerdirman.

Moerdirman mengungkapkan, untuk posisi di Pemprov DKI yang akan mengalami pergantian antara lain, Kadis Perumahan, Kadis Tenaga Kerja dan deputi gubernur. Namun siapa yang akan mendudukinya dia enggan menjelaskannya. "Itu semua wewenang gubernur, saya masih belum tahu," tuturnya. harry folmer